Thursday, January 14, 2016

Penyebab Kanker Usus Besar

Ads336x280

Dari banyak kasus, tidak jelas apa penyebab kanker usus besar, namun terjadinya kanker usus besar dapat diketahui ketika sel-sel yang sehat mulai berubah.
Kanker usus besar ditandai dengan adanya gumpalan sel-sel prakanker (polip) pada lapisan dalam usus besar. Polip dapat muncul dalam bentuk jamur dan kadang-kadang tersembunyi ke dalam dinding usus besar. Mengangkat polip sebelum mereka menjadi kanker dapat mencegah kanker usus besar.
tanda kanker usus besar

Penyebab Kanker Usus Besar

Ada beberapa faktor resiko menjadi penyebab kanker usus besar diantaranya:

Usia

Usia merupakan faktor yang paling utama penyebab kanker usus besar. Orang yang berusia lebih dari 50 tahun lebih rentan terhadap kanker usus besar dibandingkan dengan orang yang berusia kurang dari 50 tahun. Jadi usia merupakan penyebab kanker usus besar? Secara tidak langsung, ya.

Alkohol

Dari Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko seseorang  terhadap kanker usus besar.  Namun dalam penelitian yang lain mengurangi konsumsi alkohol tidak memiliki pengaruh sama sekali, jadi mana yang benar? Kedua-duanya mungkin saja terjadi, namun yang terbaik adalah tidak mengkonsumsi alkohol karena alkohol tidak baik bagi kesehatan dan dapat sebagai penyebab kanker usus besar.

Merokok

Merokok dalam jangka waktu yang  panjang dapat beresiko terhadap kanker usus besar karena dua alasan utama. Pertama, terhirup atau tertelan tembakau angkutan asap karsinogen ke usus. Kedua, penggunaan tembakau meningkatkan ukuran polip .

Genetika

Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 25% dari kasus kanker usus besar memiliki semacam link genetik. Contoh penyebab genetik yang paling umum dari kanker usus besar termasuk mutasi menuju FAP (familial adenomatosa poliposis) dan HNPCC (kanker kolorektal non – poliposis herediter).

Radang Usus

Kanker usus besar adalah suatu komplikasi yang diakui dari radang borok usus besar yang sudah kronis. Risiko kanker mulai meningkat setelah 8 sampai 10 tahun peradangan usus. Dari kejadian kumulatif kanker usus besar yang berhubungan dengan radang usus adalah 2.5 % pada 10 tahun, 7,6% pada 30 tahun, dan 10,8 % pada 50 tahun. Semakin lama seseorang memiliki penyakit radang usus, semakin besar kesempatannya terkena kanker usus besar.

Polip Usus

Pada awalnya polip usus besar merupakan polip yang jinak. Polip usus prakanker berkembang ketika kerusakan kromosom terjadi pada sel-sel dari lapisan dalam usus besar. Kerusakan menghasilkan sel-sel abnormal, tetapi sel-sel belum mampu untuk menyebar, ini merupakan ciri khas kanker. Sebaliknya, jaringan lokal tetap tumbuh di dalam polip. Ketika kerusakan kromosom meningkat lebih lanjut di dalam polip, pertumbuhan sel menjadi tidak terkontrol, dan sel-sel mulai menyebar dan menjadi kanker. Dengan demikian, polip usus besar yang awalnya jinak, karena memperoleh kerusakan kromosom tambahan maka polip berubah menjadi kanker.

Diet

Diet tinggi lemak dan kolesterol (terutama dari sumber hewan) dapat mempengaruhi perkembangan kanker usus besar. Di Negara-negara yang tingkat penderita kanker usus besarnya tinggi, ternyata asupan terhadap lemak jauh lebih tinggi di bandingkan negara – negara yang tingkat penderita kanker usus besarnya rendah. Hal ini diyakini karena pencernaan lemak yang terjadi di usus kecil dan usus besar menyebabkan pembentukan bahan kimia penyebab kanker (karsinogen).

Obesitas

Menurut para peneliti, secara teori, kelebihan lemak tubuh dapat mempengaruhi agresivitas kanker usus besar. Obesitas, khususnya obesitas perut, berhubungan dengan hormon insulin tingkat tinggi dan insulin-like growth-factor-1 (IGF-1), yang diketahui sebagai hormon yang meningkatkan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker usus besar. Penelitian juga menemukan, jika laki-laki dan perempuan yang tingkat IGF-1-nya relatif tinggi maka mereka memiliki risiko terserang penyakit kanker usus besar lebih besar daripada mereka dengan tingkat hormon IGF-1 yang lebih rendah, maka obesitas bisa menjadi penyebab kanker usus besar.

Diabetes

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology menemukan bahwa ketergantungan insulin berkontribusi terhadap perkembangan kanker usus besar. Secara umum, penderita diabetes lebih dominan sampai 40% beresiko terhadap kanker usus besar dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.

Kurang Olah Raga

Berolah raga atau melakukan aktifitas fisik sangat berkontribusi terhadap risiko kanker usus besar karena pergerakan limbah makanan melalui usus lebih lambat pada orang yang kurang berolahraga, maka kemampuan usus mencerna limbah makanan ini menjadi lambat sehingga memungkinkan usus besar terkena karsinogen alias keracunan.

Makanan

Sering mengkonsumsi daging merah atau daging olahan, burger, steak, bebek panggang, pizza dan beberapa makanan lezat yang banyak mengandung lemak, tanpa disertai makanan berserat dan olahraga secara rutin ternyata bisa memicu kanker usus. Kanker ini dipicu oleh pertumbuhan polip yang akhirnya berkembang menjadi kanker pada usus.

Lingkungan

Penelitian telah menunjukkan bahwa lingkungan dapat memainkan peran besar dalam perkembangan penyebab kanker usus besar. Di mana Anda tinggal, siapa yang di sekitar Anda, pekerjaan Anda , dan bahkan ketika Anda bekerja semua dapat mempengaruhi resiko terkena kanker usus besar.

Jenis kelamin

Anda mungkin pernah mendengar bahwa pria lebih mungkin untuk mengidap kanker usus besar daripada wanita. Anda mungkin pernah mendengar hal sebaliknya juga. Kedua pernyataan bisa benar tergantung pada konteksnya.
Faktor-faktor risiko, bagaimanapun, tidak menjamin diagnosis penyebab kanker usus besar. Seperti banyak kanker, kanker usus besar berkembang dari interaksi yang kompleks dari banyak faktor, sehingga diagnosis setiap orang tidak akan sama.
Referensi:
http://www.livescience[dot]com/34716-colon-cancer-symptoms-colonoscopy.html
http://www.medicinenet[dot]com/colon_cancer/page2.htm
http://coloncancer.about[dot]com/od/causesofcancer/a/Colon_Cancer.htm
http://www.ncbi.nlm.nih[dot]gov/pubmedhealth/PMH0001308/
http://duniafitnes[dot]com/health/obesitas-dan-pengaruhnya-terhadap-kanker-usus-besar.html