Dari banyak kasus, tidak jelas apa penyebab kanker usus besar, namun terjadinya kanker usus besar dapat diketahui ketika sel-sel yang sehat mulai berubah.
Kanker usus besar ditandai dengan adanya
gumpalan sel-sel prakanker (polip) pada lapisan dalam usus besar. Polip
dapat muncul dalam bentuk jamur dan kadang-kadang tersembunyi ke dalam
dinding usus besar. Mengangkat polip sebelum mereka menjadi kanker dapat
mencegah kanker usus besar.
Penyebab Kanker Usus Besar
Ada beberapa faktor resiko menjadi penyebab kanker usus besar diantaranya:
Usia
Usia merupakan faktor yang paling utama
penyebab kanker usus besar. Orang yang berusia lebih dari 50 tahun lebih
rentan terhadap kanker usus besar dibandingkan dengan orang yang
berusia kurang dari 50 tahun. Jadi usia merupakan penyebab kanker usus
besar? Secara tidak langsung, ya.
Alkohol
Dari Penelitian yang telah dilakukan
menunjukkan bahwa mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko
seseorang terhadap kanker usus besar. Namun dalam penelitian yang lain
mengurangi konsumsi alkohol tidak memiliki pengaruh sama sekali, jadi
mana yang benar? Kedua-duanya mungkin saja terjadi, namun yang terbaik
adalah tidak mengkonsumsi alkohol karena alkohol tidak baik bagi
kesehatan dan dapat sebagai penyebab kanker usus besar.
Merokok
Merokok dalam jangka waktu yang panjang
dapat beresiko terhadap kanker usus besar karena dua alasan utama.
Pertama, terhirup atau tertelan tembakau angkutan asap karsinogen ke
usus. Kedua, penggunaan tembakau meningkatkan ukuran polip .
Genetika
Para peneliti memperkirakan bahwa
sekitar 25% dari kasus kanker usus besar memiliki semacam link genetik.
Contoh penyebab genetik yang paling umum dari kanker usus besar termasuk
mutasi menuju FAP (familial adenomatosa poliposis) dan HNPCC (kanker
kolorektal non – poliposis herediter).
Radang Usus
Kanker usus besar adalah suatu
komplikasi yang diakui dari radang borok usus besar yang sudah kronis.
Risiko kanker mulai meningkat setelah 8 sampai 10 tahun peradangan usus.
Dari kejadian kumulatif kanker usus besar yang berhubungan dengan
radang usus adalah 2.5 % pada 10 tahun, 7,6% pada 30 tahun, dan 10,8 %
pada 50 tahun. Semakin lama seseorang memiliki penyakit radang usus,
semakin besar kesempatannya terkena kanker usus besar.
Polip Usus
Pada awalnya polip usus besar merupakan
polip yang jinak. Polip usus prakanker berkembang ketika kerusakan
kromosom terjadi pada sel-sel dari lapisan dalam usus besar. Kerusakan
menghasilkan sel-sel abnormal, tetapi sel-sel belum mampu untuk
menyebar, ini merupakan ciri khas kanker. Sebaliknya, jaringan lokal
tetap tumbuh di dalam polip. Ketika kerusakan kromosom meningkat lebih
lanjut di dalam polip, pertumbuhan sel menjadi tidak terkontrol, dan
sel-sel mulai menyebar dan menjadi kanker. Dengan demikian, polip usus
besar yang awalnya jinak, karena memperoleh kerusakan kromosom tambahan
maka polip berubah menjadi kanker.
Diet
Diet tinggi lemak dan kolesterol
(terutama dari sumber hewan) dapat mempengaruhi perkembangan kanker usus
besar. Di Negara-negara yang tingkat penderita kanker usus besarnya
tinggi, ternyata asupan terhadap lemak jauh lebih tinggi di bandingkan
negara – negara yang tingkat penderita kanker usus besarnya rendah. Hal
ini diyakini karena pencernaan lemak yang terjadi di usus kecil dan usus
besar menyebabkan pembentukan bahan kimia penyebab kanker (karsinogen).
Obesitas
Menurut para peneliti, secara teori,
kelebihan lemak tubuh dapat mempengaruhi agresivitas kanker usus besar.
Obesitas, khususnya obesitas perut, berhubungan dengan hormon insulin
tingkat tinggi dan insulin-like growth-factor-1 (IGF-1), yang diketahui
sebagai hormon yang meningkatkan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker
usus besar. Penelitian juga menemukan, jika laki-laki dan perempuan yang
tingkat IGF-1-nya relatif tinggi maka mereka memiliki risiko terserang
penyakit kanker usus besar lebih besar daripada mereka dengan tingkat
hormon IGF-1 yang lebih rendah, maka obesitas bisa menjadi penyebab
kanker usus besar.
Diabetes
Sebuah studi yang diterbitkan dalam
jurnal Gastroenterology menemukan bahwa ketergantungan insulin
berkontribusi terhadap perkembangan kanker usus besar. Secara umum,
penderita diabetes lebih dominan sampai 40% beresiko terhadap kanker
usus besar dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.
Kurang Olah Raga
Berolah raga atau melakukan aktifitas
fisik sangat berkontribusi terhadap risiko kanker usus besar karena
pergerakan limbah makanan melalui usus lebih lambat pada orang yang
kurang berolahraga, maka kemampuan usus mencerna limbah makanan ini
menjadi lambat sehingga memungkinkan usus besar terkena karsinogen alias
keracunan.
Makanan
Sering mengkonsumsi daging merah atau
daging olahan, burger, steak, bebek panggang, pizza dan beberapa makanan
lezat yang banyak mengandung lemak, tanpa disertai makanan berserat dan
olahraga secara rutin ternyata bisa memicu kanker usus. Kanker ini
dipicu oleh pertumbuhan polip yang akhirnya berkembang menjadi kanker
pada usus.
Lingkungan
Penelitian telah menunjukkan bahwa
lingkungan dapat memainkan peran besar dalam perkembangan penyebab
kanker usus besar. Di mana Anda tinggal, siapa yang di sekitar Anda,
pekerjaan Anda , dan bahkan ketika Anda bekerja semua dapat mempengaruhi
resiko terkena kanker usus besar.
Jenis kelamin
Anda mungkin pernah mendengar bahwa pria
lebih mungkin untuk mengidap kanker usus besar daripada wanita. Anda
mungkin pernah mendengar hal sebaliknya juga. Kedua pernyataan bisa
benar tergantung pada konteksnya.
Faktor-faktor risiko, bagaimanapun,
tidak menjamin diagnosis penyebab kanker usus besar. Seperti banyak
kanker, kanker usus besar berkembang dari interaksi yang kompleks dari
banyak faktor, sehingga diagnosis setiap orang tidak akan sama.
Referensi:
http://www.livescience[dot]com/34716-colon-cancer-symptoms-colonoscopy.html
http://www.medicinenet[dot]com/colon_cancer/page2.htm
http://coloncancer.about[dot]com/od/causesofcancer/a/Colon_Cancer.htm
http://www.ncbi.nlm.nih[dot]gov/pubmedhealth/PMH0001308/
http://duniafitnes[dot]com/health/obesitas-dan-pengaruhnya-terhadap-kanker-usus-besar.html
http://www.livescience[dot]com/34716-colon-cancer-symptoms-colonoscopy.html
http://www.medicinenet[dot]com/colon_cancer/page2.htm
http://coloncancer.about[dot]com/od/causesofcancer/a/Colon_Cancer.htm
http://www.ncbi.nlm.nih[dot]gov/pubmedhealth/PMH0001308/
http://duniafitnes[dot]com/health/obesitas-dan-pengaruhnya-terhadap-kanker-usus-besar.html
